Jakarta, (Tagar 20/12/2018) -  Akhirnya  penantian lebih dari 20 tahun telah berakhir. Tol Trans-Jawa sepanjang 1.200 km dari Merak, Banten, dipastikan tersambung sampai Pasuruan, Jawa Timur, pada hari ini, Kamis (20/12).

Hari ini Presiden Jokowi meresmikan tujuh ruas tol baru yang memastikan Trans Jawa tersambung. Di Jawa Timur ada empat ruas dan di Jawa Tengah ada tiga ruas.

Pengurus Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP), Viktor S Sirait, mengatakan peresmian tujuh ruas tol baru ini dan memastikan tersambungnya Trans Jawa membuktikan komitmen Presiden Jokowi dalam program Nawacita-nya.

“Ini sekaligus membuktikan sejak dilantik jadi presiden, Jokowi tetap kerja, kerja, dan kerja. Ia tak pernah lelah membangun Indonesia ini sesuai program Nawacita-nya,” ujar Viktor kepada Tagar News, Kamis (20/12).

Ia menambahkan peresmian tujuh ruas tol itu secara momentum sangatlah tepat. Waktunya bersamaan dengan dimulainya masa liburan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Tepat pula karena dalam momentum itu ada arus mudik dan arus balik liburan masif yang sedang dan akan berlangsung pada periode masa liburan Natal dan Tahun Baru tersebut.

“Persoalan klasik sejak dulu adalah kemacetan. Dan sudah terbukti sejak Jokowi jadi presiden, dalam empat tahun terakhir ini penanganan persoalan kemacetan lalu lintas terkait dengan adanya arus mudik dan arus balik liburan terbukti semakin baik dan semakin lancar,” ungkapnya.

Selain itu, kata Viktor, dengan tersambungnya Tol Trans jawa ini maka masyarakat akan segera mendapatkan dampak ekonomi secara langsung dengan kemudahan dan kecepatan pengiriman logistik.

“Harga akan lebih murah dan lebih cepat sampai ke masyarakat. Selain itu para pengusaha UMKM juga akan lebih cepat mendapatkan akses pengiriman produk mereka. Tol Trans Jawa ini mempunyai dampak yang sangat luas,” ucapnya.

Menurutnya, Tol Trans Jawa ini  juga akan memastikan daerah-daerah akan berkembang lebih pesat Sejumlah daerah berkembang pesat sebagai dampak pembangunan tol. Misalnya, Bogor, Cikampek, Bandung, Purwakarta, serta sejumlah kota dan wilayah lain menjadi terangkat ekonominya karena adanya tol.

“Saat ini dengan Tol Trans Jawa daerah lainnya seperti Kendal, Batang, Salatiga, Jombang, Pasuruan, dan lainnya akan lebih cepat berkembang,” tutupnya. []