Jakarta, (Tagar 5/6/2018) - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebutkan, ideologi teroris seperti virus yang dapat menyasar pada siapa saja. Bahkan, sasaran teroris tersebut tak mengenal kalangan.

"Ideologi teroris ini sama saja seperti virus, bisa menyasar siapa saja. Bisa menyasar semua kalangan sama seperti narkoba," kata Tito di Mabes Polri saat Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Dalam Rangka Kesiapan Pengamanan Idul Fitri, Selasa (5/6).

Menurut Tito, ideologi terorisme tersebut dapat menyebar ke semua kalangan karena adanya kemajuan pengetahuan sosial dan teknologi informasi terutama sosial media dan internet.

"Ideologi terorisme mengambil momentum itu dan memanfaatkan kemudahan akses karena adanya teknologi informasi dan sosial media. Komunikasi melalui internet di dunia cyber, jadi membuatkan penyebarannya menjadi lebih mudah bagi mereka, kontak menjadi lebih mudah. Akibatnya ini bisa masuk ke siapa saja bisa tidak mengenal harus kelompok tertentu dengan penampilan tertentu," ucap dia.

Maka dari itu untuk memberantas akar permasalahan teroris ini, menurut dia tidak bisa dihadapi dengan senjata. Tetapi langkah penegakan hukum yang tegas.

"Akar masalah ini harus dilakukan dengan langkah-langkah khusus, tidak bisa dihadapi dengan senjata. Tapi ideologi harus ditutup dengan ideologi yang lain. Ini melibatkan pemerintah, stakeholder yang lain maupun masyarakat, termasuk ormas-ormas juga perlu untuk kerja bersama-sama.

Ini harus diorganisir dalam rencana aksi nasional untuk membendung dan menetralisir ideologi radikal," tuturnya. (ron)