Pangandaran, (Tagar 24/4/2018) - Presiden Joko Widodo mengunjungi perumahan khusus nelayan di Desa Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (24/4).

Dalam kesempatan tersebut presiden didampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Perumahan nelayan ini merupakan bagian dari 154 unit rumah khusus nelayan tipe 36 yang telah dibangun oleh Kementerian PUPR. Rumah nelayan yang dibangun di Desa Mesawah sebanyak 104 unit dan 50 unit rumah di Desa Pangandaran.

Dalam keterangan persnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan rumah khusus itu bertujuan agar para nelayan memiliki rumah layak huni dan mengatasi kawasan kumuh di pesisir.

"Rumah khusus adalah program kita yang dibangun untuk daerah-daerah perbatasan, guru, tenaga medis, daerah tertinggal, pulau terluar, masyarakat nelayan, dan pemuka agama," kata Basuki, Selasa (24/4).

Rumah khusus untuk satu unit dibangun dengan biaya sekitar Rp 90 juta hingga Rp 120 juta. Rumah khusus yang dibangun di tanah milik pemerintah daerah tersebut bukan untuk diperjualbelikan, melainkan hanya hak pakai saja.

Di Kabupaten Pangandaran, Kementerian PUPR juga akan membangun Rumah Susun Pondok Pesantren Nurul Bayan Kecamatan Cimerak untuk mendukung pendidikan para santri. Saat ini, rencana proyek tersebut masih dalam tahapan pelelangan. (Fet)