Jakarta, (Tagar 15/9/2018) – Politisi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun mengajak para pendukung Joko Widodo yang tergabung dalam kelompok Relawan Jokowi Bersatu (RJB) untuk cermat menangkis isu-isu ekonomi dan sosial yang ditujukan kepada Jokowi.

"RJB harus aktif dan cermat menangkis isu-isu miring dari kubu pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga S Uno tentang kinerja Presiden Jokowi di bidang ekonomi," kata Mukhammad Misbakhun, pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I RJB, di Jakarta, Jumat (14/9).

Kegiatan tersebut antara lain dihadiri Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Diaz FM Hendropriyono, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maman Imanulhaq, serta calon anggota legislatif (caleg) untuk DPR RI dari PKB Farhat Abbas.

PRESIDEN JOKOWI HADIRI SIDANG ICW KE-35Presiden RI Joko Widodo berfoto bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise (ketiga kiri), Presiden International Council of Women Kim Jung Sook (kanan) dan Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto (ketiga kanan) saat pembukaan Sidang Umum International Council of Women dan Temu Nasional 1.000 Organisasi Perempuan Indonesia di Pendopo Balkondes, Hotel Grand Inna Malioboro, Yogyakarta, Jumat (14/9/2018). Dalam acara itu Presiden RI Joko Widodo memberikan pujian kepada para Srikandi atau perempuan Indonesia yang telah banyak mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. (Foto: Ant/Andreas Fitri Atmoko)

Rakernas pertama RJB ini dihadiri ratusan anggota dari berbagai daerah di Indonesia yang bertekad memenangkan pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin pada Pemilu Presiden 2019.

Mukhamad Misbakhun saat menyampaikan pidatonya pada pembukaan Rakernas I RJB itu, menyemangati para relawan dengan memberikan wawasan soal isu-isu ekonomi nasional.

"Kompetisi Pemilu Presiden 2019 tidak mudah, meskipun Pemerintahan Presiden Jokowi telah melakukan pembangunan di berbagai sektor. Namun, kelompok sebelah terus melontarkan isu masyarakat hidup susah," kata dia lagi.

Anggota Komisi XI DPR RI menjelaskan, Presiden Jokowi mengusulkan berbagai program kerakyatan dalam RAPBN 2019, sasarannya untuk memutus lingkaran setan kemiskinan akibat akses pendidikan dan sarana kesehatan yang buruk.

"Subsidi yang mubazir dihapus untuk dialokasikan membangun Indonesia jauh lebih baik. Pemerintahan Pak Jokowi terus menaikkan taraf hidup rakyat," ujar dia pula.

Mantan Pegawai Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan itu, juga mengajak anggota RJB aktif memahami persoalan ekonomi dan dapat menangkis isu "emak-emak" mengeluh hidup susah yang dinilai tidak berdasarkan fakta.

"Kenyataannya, inflasi sampai saat ini tetap terkendali. Silakan dicek di TPID (tim pengendalian inflasi daerah, red)," kata Misbakhun.

Misbakhun juga membekali para relawan tentang cara menangkis tudingan soal Pemerintahan Presiden Jokowi sering berutang ke luar negeri.

Menurut dia, utang merupakan keniscayaan, meskipun pemerintah sebenarnya tidak menginginkannya.

Pemerintahan Presiden Jokowi, kata dia, menggunakan utang untuk hal-hal produktif, misalnya untuk pembangunan infrastruktur bandara, jalan, hingga bendungan.

Ketua Umum RJB Silvia Devi Soembarto mengatakan, organisasi relawan yang dipimpinnya resmi dideklarasikan pada 10 Maret 2018 merupakan fusi dari 69 organ relawan pendukung Jokowi sebagai calon presiden pada Pilpres 2014.

Dia menyatakan pula, RJB sampai saat ini sudah memiliki kepengurusan di 21 provinsi dan 174 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. "Bahkan di luar negeri, RJB sudah membentuk cabang di Korea Selatan," ujar dia.

Silvia seperti dilansir Antaranews menegaskan, RJB berkomitmen mensosialisasikan berbagai kinerja posotif Jokowi serta terus mengawal upaya menjaring dukungan bagi kemenangan pasangan Jokowi-Ma'ruf. []