Semarang (Tagar 6/6/2018) - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengaku puas dengan hasil pembangunan terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah. Saat meninjau progres pembangunan bandara, Menhub Budi Karya pun merasa bangga atas hasil karya anak bangsa tersebut.

"Secara umum saya merasa puas. Hasil karya yang baik, semua karya anak bangsa, saya bangga dengan yang ditampilkan hari ini," kata Budi Karya, Selasa (5/6) malam.

Budi Karya menyatakan karya anak bangsa bisa dilihat dari kandungan kearifan lokal yang ditampilkan Bandara Ahmad Yani. "Flow-nya, arsitekturnya, jenis makanannya, banyak makanan dalam negeri, lokal, kearifan lokal," ujar dia.

Menteri PerhubunganMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah) berjalan menuju alat pemindai penumpang saat kunjungan kerja di terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (5/6). (Foto: Ant)

Dan dengan kemegahan dari Bandara Ahmad Yani, Budi Karya meminta pengelola harus bisa mengimbangi dengan pelayanan. "Yang harus kita perhatikan adalah rohnya, berupa service. Dengan bandara yang bagus kalau service-nya kurang, itu akan tidak maksimal. Karenanya saya minta dipersiapkan dengan baik," tegasnya.

Bandara Ahmad YaniPekerja menyelesaikan pembangunan terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (1/6). (Foto: Ant/Akbar Nugroho Gumay)
Selain melihat dari dekat progress pembangunan, kehadiran Menhub Budi Karya juga ingin memastikan persiapan terakhir PT Angkasa Pura I, selaku pengelola bandara, di peresmian terminal baru oleh Presiden Joko Widodo. Presiden diagendakan meresmikan terminal baru dan tower Air Nav Bandara Ahmad Yani pada Kamis (7/6).

Bandara Ahmad YaniRuang tunggu di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang (Foto: Ant)

Terminal baru Bandara Ahmad Yani dan sejumlah fasilitas pendukung lain dibangun secara bertahap mulai tahun 2014, dengan dana total Rp 2,2 triliun. Khusus bangunan terminal menelan dana Rp 930 miliar.

"Jadi saya pikir, Jawa Tengah dengan penduduk sekitar 34 juta layak punya bandara semegah ini," tukas dia. (ags)