Jakarta, (Tagar 12/7/2018) - Memilih wakil untuk kontestasi lima tahunan ini, memang tak mudah. Apalagi ditingkahi syarat dari masing-masing parpol yang ada. Sebagaimana adagium politik, tak ada makan siang gratisan, maka partai yang akan diajak Gerindra berkoalisi pasti mengajukan syaratnya.

Begitupun yang akan digandeng Partai Demokrat untuk mendukung putra mahkota mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Salah mengambil partner, jelas suara yang diraih akan jeblok. Bak jodoh, perlu bibit, bebet, dan bobot yang baik untuk melanjutkan hubungan dengan harmonis dan menjadi satu keluarga yang sakinah.

Sampai saat ini, beginilah peta kekuatan riil dari para calon Presiden Indonesia. Masih terbagi dua kekuatan, Jokowi dan Prabowo, yang dibayangi Agus Harimurti Yudhoyono dan Amien Rais yang sudah memiliki partai pendukung, dan beberapa calon Presiden yang kerap disebut sebagai kandidat kuat, Anies Baswedan dan Gatot Nurmantyo. (rif)

Peta Kekuatan KandidatPeta Kekuatan Kandidat