Selayar, (Tagar 4/7/2018) – Saat kapal KMP Lestari Maju mulai dimasuki air, saat itu pula 139 penumpangnya panik dan memakai pelampung masing-masing untuk menyelamatkan diri.
Tapi tidak demikian dengan salah satu penumpangnya yang bernama Ekha Nursalam Suardi. Dia termasuk dari 139 penumpang yang ada dalam kapal naas tersebut.

Saat bagian belakang kapal KMP Lestari Maju dimasuki air, Ekha mengambil HP-nya dan melakukan siaran langsung melalui akun Facebooknya.

Video live streaming yang berdurasi kurang lebih 4 menit tersebut terupload dari akun facebook  bernama Ekha Nursalam Suardi, dia melakukan siaran langsung sambil memegang tiang kapal.

"Tabe ...saat ini saya melakukan siaran langsung bukan untuk pamer, tapi untuk memberikan kabar kepada teman-teman yang ada di darat semua, bahwasannya  sekarang kondisi kapal fery KM Lestari Maju belum dalam posisi aman, khawatirnya nanti air laut dalam posisi pasang, dan air laut akan tambah naik mencapai ketinggian kapal lalu kapal tenggelam atau terbalik dari posisi sebelah," ujarnya dalam video.

Ekha melanjutkan, cuaca memang sedang tidak bersahabat, tadi mendung hujan, sekarang angin mengghembus kencang. sesaat dia nyahut ada mayat yang terapung nenek-nenek dua orang, sambil terus nyebut yah...Allah...berulang-ulang, setelah itu dia akhiri siaran langsungnya.
Sontak siaran langsung via Facebook tersebut mengundang ratusan orang berkomentar, tak sedikit yang mendoakan keselamatan penumpang dalam kapal tersebut, sebagian netizen menyuruh Ekha untuk memakai pelampung karena kapal akan tenggelam.

Unggahan Ekha tersebut sudah dilike oleh netizen sebanyak 9767 kali dan di bagikan 8267 kali.

Jumlah Korban
Sejauh ini, korban kapal karam tersebut terus bertambah. khabar terbaru sudah 20 orang meninggal dunia dan sebagian penumpang lainnya sedang di cari oleh Basarnas dan dibantu oleh nelayan setempat.

Berikut nama-nama korban yang meninggal dunia hingga pkl 22.00 Wita:
1. Lk. Ari Laksono (50) kepala ASDP Pammatata
2. Lk. Drs. Rurung (58), guru, Jl. Mangga benteng (suami)
3. Pr. Hj. Marlia (44), Jl. Mangga benteng (istri)
4. Pr. Hj. Asmawati (43), LAIYOLO Kec. Bonto Sikuyu Selayar
5. Pr. Sitti saera (58), Onto selayar
6. Lk. H. Abd. rasyid (60) alamat Jl. Ahmad Yani benteng sleayar
7. Pr. Rini Arianti (29), bonea selayar
8. Lk. Abisar (2), bonea selayar (anak Pr. Rini arianti)
9. Pr. Rosmiati (40), Jl. Mangga selayar
10. Lk. Demma campong (45), kalaroi KEC. Bonto matene selayar
11. Lk. Andi le’leng (47), baringan KEC. Bonto Sikuyu selayar
12. Lk. Syamsuddin (50), Jl. Pierre Tendean No. 6 Selayar
13. Lk. Hensi (64), baringan KEC. Bonto Sikuyu selayar
14. Pr. Ati mala (58), baringan KEC. Bonto Sikuyu
15. Pr. Denniamang (72), barat lambongan KEC. Bonto matene selayar
16. Pr. Marwani (40), Sappang herlang singa Kab. Bulukumba
17. Pr. Hj. Salmiah, 55, Kab. SINJAI
18. Lk. A. Abd. Rasyid, 40, Jl. Pahlawan benteng selayar (asal pajjukukang bantaeng)
19. Lk. Suryono, 55, bonehalang selayar
20. Mayat balita perempuan umur 3 tahun, tanpa identitas.
(rio)