Surabaya, (Tagar 5/6/2018) - Gubernur Jatim Soekarwo mentargetkan partisipasi pemilih dalam Pilkada serentak sebanyak 19 kepala daerah termasuk pemilihan Gubernur Jatim sebanyak 77,5 persen. Jika target ini tercapai, maka partisipasi pemilih bakal meningkat dibandingkan pilkada 2015 yang mencapai 64,01 persen.

Gubernur yang akrab dengan sapaan Pakde Karwo ini menandaskan bahwa jumlah pemilih di Jatim pada Pilkada serentak 2018 ini mencapai 30.155.719. Pemilih tersebut tersebar di 38 kab/kota.

"Dengan jumlah kecamatan ada 666 dan 8.497 desa/kelurahan dari total jumlah penduduk Jatim sebanyak 39.500.952 orang," kata Pakde Karwo.

Target tersebut disampaikan dalam pemaparan kesiapan pemilihan kepala daerah/pilkada serentak di Jatim dihadapan DPD RI, di Gedung Negara Grahadi Surabaya. 

Dalam paparannya, Pakde Karwo menjelaskan pihaknya bersama Forkopimda Jatim telah berkomitmen untuk melaksanakan sekaligus menyukseskan Pilkada serentak 2018 yang aman dan damai di Jatim.

Ia menyampaikan, alasan yang cukup penting dalam menjaga supaya kondisi aman dan damai di Jatim karena kondisi tersebut sangat berpengaruh terhadap pembangunan dan perdagangan. Pengaruhnya tidak hanya di Jatim saja, tapi juga daerah lain di Indonesia.

"Pilkada serentak aman dan damai mendukung stabilitas nasional. Jadi apapun partai calon kepala daerah, hanya untuk Jatim damai," tegas orang nomor satu di Jatim ini.

Untuk mewujudkan kondisi aman dan damai, lanjut Pakde Karwo, dilibatkan tiga pilar plus yang terdiri dari kepala desa, Babinsa, Babinkamtibmas dalam pelaksanaan Pilkada serentak. Tiga pilar plus merupakan bagian dari pemerintahan sipil lantaran keterlibatan babinsa atas permintaan pemerintah sipil.

Masih terkait pilkada serentak, Pakde Karwo juga menyampaikan bahwa pihaknya bersama Forkopimda Jatim dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jatim dengan sungguh-sungguh memerangi hoax. Demikian pula, Forkopimda Jatim, KPU dan Bawaslu Jatim telah melakukan deklarasi kampanye damai.

Sementara itu, Ketua Komite I DPD RI Akhmad Muqowam mengapresiasi kesiapan Jatim dalam pelaksanaan pilkada serentak tahun 2018. Sebab, Jatim itu memiliki satu hierarki yang tidak lepas dari kepemimpinan Gubernur Jatim Pakde Karwo.

Ia juga menyampaikan, anggota DPD RI akan kembali ke daerahnya masing-masing pada tanggal 24-27 Juni 2018 untuk memantau pelaksanaan pilkada serentak. (lut)