Manokwari, (Tagar 12/6/2018) - Kepala Kepolisian (Kapolda) Provinsi Papua Barat, Brigen Pol Rudolf Albert Rodja menuturkan,  situsi kamtibmas di Papua Barat sampai saat ini masih terbilang aman dan kondusif.

"Di pos pengamanan kita tempatkan, tim gabungan baik TNI, Polri dan Satpol PP," kata Kapolda saat melakukan pengecekan pos pengamanan Operasi Ketupat, Senin malam (11/6).

Kapolda didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Papua Barat, Kapolres Manokwari dan juga Dandim 1703/Manokwari, mengecek 4 pos pelayanan terpadu yang ada di Manokwari.

Kriminalitas Domestik
Dikatakan, ada dua pos yang dijaga ketat oleh intansinya, karena secara teknis merupakan objek vital dan jalur keluar masuk warga, yakni daerah pelabuhan dan Bandara Rendani, Manokwari, Papua Barat.

"Menjaga keamanan,  kita lebih fokus ke kriminal yang terjadi di wilayah, baik orang mabuk, balapan liar, begal dan copet serta tindakan kejahatan lainnya," kata Albert Rodja.

Kecelakaan Laka lantas sangat meningkat di Polda Papua Barat  diakibatkan minuman keras (miras), hal ini yang terus diantisipasi jajarannya.

"Kita berharap, kepada petugas yang diberikan tanggung jawab, agar melaksanakan tugas dengan baik serta menjaga kekompakan antarinstansi dalam mengantisipasi pengamanan," tuturnya.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Sahabat Polisi, Papua Barat, Jalil Lambara berharap seluruh masyarakat Provinsi Papua Barat menjaga situasi kamtibmas di Papua Barat. "Kita ajak masyarakat, jaga situasi aman dan kondusif,” kata Jalil kepada wartawan Tagar, Edy, melalui telepon selulernya semalam.

"Mari kita hargai umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa. Saya berharap, jelang hari Raya Idul Fitri kondisi kamtibmas aman dan kondusif," tutur dia. (dhy)