Sorong, (Tagar 13/7/2018) - Pelajar kelas dua SD yang dikabarkan hilang tiga hari yang lalu, Rabu (11/7) Suci (8 tahun), ditemukan tewas mengambang di pinggir sungai belakang Pasar Kakase, Kampung Wernas, Sorong Selatan, Jumat (13/7).

Menurut Kapolres Sorong Selatan AKBP Romilus Tamtelahitu, SSos, SIK, M Krim mengatakan, pihaknya yang dibantu oleh Babinsa Koramil 1704-8 Sorsel dan masyarakat hari ini menemukan korban di sungai dalam kondisi tidak bernyawa dan selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD Scholoo Keyem.

“Kami keluarga besar Polres bersama mayarakat Sorong Selatan turut berduka cita atas meninggalnya malaikat kecil (Suci) dan hari ini kita berhasil menemukan malaikat kecil sudah tidak bernyawa di sungai dan jenazahnya sudah dibawa ke rumah sakit Keyen,” ujar Kapolres saat dihubungi via handphone.

Setelah mendapatkan persetujuan dari keluarga korban, jenazah Suci dibawa ke RSUD Sorong untuk dilakukan otopsi guna mengetahui penyebab meninggalnya dengan melibatkan tim dari Makassar.

“Mengenai penyebab meninggal kami pihak kepolisian akan melakukan tindakan penyelidikan, salah satunya otopsi untuk mencari tahu dan pihak keluarga orangtuanya telah setuju, sepakat dan kita paling cepat besok paling lambat lusa, kita sudah lakukan otopsi  yang dipimpin oleh KabidDokkes dan tim dari Makassar,” kata Romilus.

Kapolres juga mengimbau masyarakat Sorong Selatan, kerabat dan keluarga korban agar tetap tenang dan tidak mudah termakan isu-isu yang tidak benar.

“Perkaranya sudah kami tangani sejak awal, sejak korban dilaporkan tidak kembali itu persis hari ulang tahun Bhayangkara, sejak hari itu kita bersama-sama keluarga korban sudah melakukan pencarian dan perkaranya diserahkan seluruhnya kepada kami, jadi jangan ada masyarakat yang termakan isu, kita wajib menjaga kamtibmas,” imbau Kapolres.

Yasinan

Sementara menurut kerabat korban mengatakan, ketika korban hilang pada Kamis (12/7) malam, keluarga menggelar baca doa Yasinan agar Suci cepat ditemukan.

"Setelah hilang, alhamdulillah hari ini dia ditemukan walau dalam kondisi mengenaskan. Semoga polisi dapat mengungkap misteri ini," ujarnya.

Dia mengisahkan, korban adalah anak semata wayang pasangan Fahmi dan Ros Kene, setelah menikah bertahun-tahun mendambakan buah hati.

Tentu dengan kepergian Suci yang mengenaskan membuat duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan, terutama kedua orangtuanya.

Dia menyebutkan, keluarga berharap agar pihak Kepolisian dapat mengungkap kematian korban dan memberikan hukuman yang setimpal bagi pelaku kejahatan jika terbukti ada indikasi kekerasan terhadap korban. (zul)