Medan, (Tagar 16/5/2018) - Tiga pengurus Partai Demokrat Sumatera Utara memilih mundur karena tidak setuju dengan keputusan DPP Partai Demokrat memberikan dukungan pada pasangan Edy Rahmayadi - Musa Rajeckshah (Eramas) pada Pilgub Sumut 2018. 

Ketiga pengurus Partai Demokrat itu adalah Ronald Naibaho - Ketua Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (BPOKK), Lasni Sitorus - Wakil Koordinator Bidang Seni dan Artis, dan Edi Sughandhy - anggota KPP. 

Ronald Naibaho mengatakan surat pengunduran dirinya dan dua pengurus lainnya sudah diserahkan kepada Plt Ketua Partai Demokrat Sumatera Utara dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara.

"Pilihan saya berbeda dengan yang diputuskan DPP Demokrat, maka dengan ini saya dengan sadar menyatakan mundur dari anggota dan jabatan Ketua BPOKK Partai Demokrat Sumut periode 2016-2021," tulis Ronald dalam suratnya, Senin(14/5).

Seperti diketahui, DPP Partai Demokrat memutuskan mengalihkan dukungan kepada Eramas, Jumat (11/5), setelah JR Saragih-Ance Selian yang diusung Demokrat, PKPI dan PKB tidak memenuhi syarat sebagai calon gubernur Sumatera Utara.

"Jadi kurang etis saya bertahan, sementara saya pada pemilihan mendatang mendukung pasangan Djoss," tandasnya.

Sebelumnya, JR Saragih telah menyatakan dukungannya kepada pasangan Djarot-Sihar (Djoss). (wes)