Jakarta, (Tagar 6/12/2018) - Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya karyawan PT Istaka Karya (Persero) di Kabupaten Nduga, Papua. Para karyawan tersebut tewas setelah diserang oleh Kelompok Kriminal Bersenjata pimpinan Egianus Kogoya saat sedang mengerjakan proyek jembatan di Nduga, Minggu (2/12). 

Pengurus DPP Bara JP Viktor S Sirait mengatakan para karyawan PT Istaka Karya yang meninggal tersebut adalah pahlawan pembangunan bangsa karena meninggal saat membangun Papua.

Terkait dengan penyerangan tersebut, Viktor mengatakan pemerintah tidak boleh mundur atau tertahan. Menurutnya pembangunan Papua harus tetap dilakukan, harus tetap diteruskan karena inilah yang dibutuhkan oleh masyarakat Papua.

"Kejadian ini adalah tantangan sekaligus ujian bagi pemerintah. Tidak boleh ada pihak manapun yang bisa menghambat niat pemerintah membangun Papua. Keinginan pemerintah membangun infrastruktur di Papua harus tetap berlanjut untuk mengejar ketertinggalan Papua selama ini," ujarnya.

Informasi terbaru dari Papua, tim gabungan TNI-Polri yang menyisir Distrik Yigi dan Distrik Mbua di Kabupaten Nduga, Papua menemukan 16 jenazah korban penembakan KKB pimpinan Egianus Kogoya. Keenam belas jenazah itu segera dievakuasi ke Timika.

"Keenam belas jenazah saat ini sedang dipersiapkan (untuk) evakuasi menuju Timika menggunakan heli TNI AD," ucap Wakapendam Kodam XVII Cenderawasih, Letkol Inf Dax Sianturi kepada wartawan di Jayapura, Papua, Kamis (6/12). []