Makassar, (Tagar 13/6/2018) - Arus mudik di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar mulai H-6 sampai H+15 tiap malam dipantau petugas.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan RI Ummiyatun Hayati Triastuti saat memantau arus mudik laut di pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Selasa (12/6) malam.

Menurutnya, apa yang ia lakukan itu merupakan rutinitas tahunan tiap Lebaran untuk memastikan segala sesuatunya berjalan baik.

Ia mengimbau pemudik untuk tidak berebutan masuk kapal karena kapasitas dipastikan cukup. Pemudik juga diminta memberi kesempatan penumpang turun agar tidak terjadi tabrakan.

"Terjadi desak-desakan, para penumpang tidak sabaran untuk antre. Mereka saling berebutan mau cepat-cepat ke kapal. Harus ada perbaikan dalam manajemennya," katanya.

Ummiyatun meminta PT Pelni melakukan sosialisasi pada penumpang harus per dek diatur turun-naik untuk menghindari kekacauan. 

"Ini tugas kita. Kita harus perbaiki ini bersama-sama," katanya.

Ia juga mengimbau pedagang untuk mematuhi aturan, tidak berjualan di sembarang tempat, agar pelabuhan yang sudah bagus juga diimbangi ketertiban.

Turun Empat Persen

Aris Tunru GM Pelindo IV Cabang Makassar mengatakan jumlah penumpang tahun ini mengalami penurunan empat persen. 

Menurutnya hal itu dipicu libur panjang otomatis tiket pesawat relatif terjangkau karena ada batas harga bawah dan harga batas atas, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Ia mengatakan, pihaknya sebenarnya sejak awal berharap ada kenaikan sebesar 10 persen penumpang yang mudik menggunakan kapal laut.

"Padahal kami prediksi untuk tahun ini ada 10 persen kenaikan penumpang, ternyata tidak. Tetapi walaupun begitu, kami tetap utamakan fasilitas, keselamatan. Petugas yang berjaga lumayan banyak. Kami juga dibantu 200 personel dari Polres pelabuhan dan dari Pelindo (pelabuhan Indonesia) 40 petugas keamanan," katanya di Makassar, Rabu (13/6).

"Alhamdulillah tadi subuh (13/6) 5000 penumpang diberangkatkan dengan dua kapal. Semoga mereka tiba dengan selamat di kampung masing-masing, dan dapat berkumpul dengan keluarganya," lanjutnya. (rio)